Mediasi2019-09-12T17:12:08+07:00

Mediasi

Definisi, syarat dan pendaftaran

Mediasi adalah cara penyelesaian sengketa di luar pengadilan melalui proses perundingan untuk memperoleh Kesepakatan Perdamaian dengan dibantu oleh Mediator. Mediasi dipilih karena adanya keinginan para pihak untuk menyelesaikan sengketa tanpa saling merugikan salah satu pihak (win-win solution) dan mempertahankan hubungan bisnis jangka panjang (long-term relationship).

Mediator adalah pihak netral yang membantu Para Pihak dalam proses perundingan guna mencari berbagai solusi penyelesaian sengketa

 

MENGAPA MEMILIH MEDIASI LAPSPI

Beberapa pertimbangan mengapa memilih Mediasi LAPSPI untuk menyelesaikan sengketa :

  1. Mediator LAPSPI mampu membantu menyelesaikan permasalahan para pihak secara adil, cepat, murah dan efisien.
  2. Mediator LAPSPI adalah para profesional di bidang industri perbankan yang memahami dengan baik dunia perbankan dan mempunyai keahlian mediasi serta telah mempunyai sertifikat mediator nasional.

Mediasi melalui LAPSPI dilakukan secara tertutup untuk umum sehingga unsur kerahasiaannya dapat terjaga.

 

JENIS SENGKETA YANG DAPAT DIAJUKAN KE MEDIASI LAPSPI

Jenis sengketa yang dapat diselesaikan melalui Mediasi LAPSPI harus memenuhi semua kriteria tersebut di bawah ini:

  1. Merupakan sengketa perdata di bidang Perbankan atau berkaitan dengan bidang Perbankan;
  2. Sengketa mengenai hak yang menurut hukum dan peraturan perundang-undangan dikuasai sepenuhnya oleh Pihak yang bersengketa;
  3. Sengketa yang menurut peraturan perundang-undangan dapat diadakan perdamaian;
  4. Sengketa yang telah menempuh upaya musyawarah tetapi Para Pihak tidak berhasil mencapai perdamaian; dan
  5. Antara Pemohon dan Termohon telah terikat dengan Perjanjian Mediasi

PENDAFTARAN MEDIASI

  1. Mediasi diselenggarakan berdasarkan permohonan yang diajukan oleh Para Pihak atau salah satu Pihak kepada LAPSPI. Permohonan diajukan secara tertulis kepada Ketua LAPSPI, dan dialamatkan ke Kantor LAPSPI.
  2. Permohonan terdiri atas :
    1. Surat permohonan Mediasi yang memuat (Formulir Aplikasi Mediasi-FAM 01….. )
  • Nama lengkap dan tempat tinggal atau tempat kedudukan para pihak
  • Uraian singkat tentang sengketa
  • Isi tuntutan;
    1. Lampiran-lampiran :
  • Fotocopy bukti pembayaran atas Biaya Pendaftaran
  • Fotocopy Perjanjian Mediasi
  • Akta-akta bukti yang diajukan berikut keterangannya
  • Fotocopy/salinan dokumen bukti-bukti pendukung

 

Formulir

Silahkan download dan isi formulir berikut :

Layanan Probono

Layanan Probono adalah layanan Mediasi secara cuma-cuma untuk sengketa dengan jumlah Tuntutan Ganti Rugi sampai dengan Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) yang diajukan oleh Pemohon dengan kriteria tertentu yang ditetapkan dalam Keputusan Rapat Pengurus LAPSPI.

Untuk Layanan Probono Pengurus LAPSPI menunjuk 1 (satu) orang Mediator Tetap LAPSPI untuk menangani penyelesaian sengketa Para Pihak.

Nasabah perorangan harus menghadiri sendiri pertemuan perundingan yang diselenggarakan oleh Mediator dan tidak boleh diwakili oleh pihak ketiga.

Dalam hal suatu Pihak merupakan badan hukum, maka harus diwakili oleh pengurusnya dan/atau pegawainya yang sah dan berwenang atau berdasarkan Surat Kuasa khusus, untuk:

  • mewakili badan hukum;
  • mengambil keputusan untuk dan atas nama badan hukum; dan
  • membuat perdamaian untuk dan atas nama badan hukum.

Jika dipandang perlu oleh Mediator untuk kelancaran proses perundingan, Mediator dapat membatasi kehadiran Para Pihak.

Layanan Komersial

Layanan Komersial adalah layanan Mediasi berbayar untuk sengketa dengan jumlah Tuntutan Kerugian diatas Rp.500.000.000,- (lima ratus juta rupiah).

Para Pihak dalam Layanan Komersial berhak memilih dan menyepakati seorang atau paling banyak 2 (dua) orang Mediator yang tercatat dalam Daftar Mediator Tetap LAPSPI.

Nasabah perorangan harus menghadiri sendiri pertemuan perundingan yang diselenggarakan oleh Mediator dan tidak boleh diwakili oleh pihak ketiga.

Dalam hal suatu Pihak merupakan badan hukum, maka harus diwakili oleh pengurusnya dan/atau pegawainya yang sah dan berwenang atau berdasarkan Surat Kuasa khusus, untuk:

  • Mewakili badan hukum;
  • Mengambil keputusan untuk dan atas nama badan hukum; dan
  • Membuat perdamaian untuk dan atas nama badan hukum.

Jika dipandang perlu oleh Mediator untuk kelancaran proses perundingan, Mediator dapat membatasi kehadiran Para Pihak.

Peraturan dan Prosedur

Biaya – biaya

  1. Biaya Pendaftaran, yakni biaya yang harus dibayar untuk mendaftarkan penyelesaian sengketa melalui layanan Mediasi LAPSPI.
  2. Biaya Sengketa yakni biaya yang dikeluarkan dalam rangka penyelenggaraan proses Mediasi, antara lain biaya pelaksanaan Mediasi yang dilaksanakan diluar kantor LAPSPI, biaya menghadirkan ahli dan/atau saksi, dan biaya-baya lain yang relevan dan wajar yang dapat diterima dan disepakati.
  3. Biaya Mediator, yakni biaya jasa Mediator yang harus dibayar dimuka sebelum pertemuan Mediasi pertama dilaksanakan, yang dihitung atas dasar prosentase tertentu dari nilai sengketa. Apabila nilai sengketa tidak disebutkan oleh Para Pihak atau tidak berupa suatu tuntutan pembayaran uang, maka besarnya nilai sengketa ditetapkan berdasarkan tafsiran Pengurus dengan memperhatikan kompleksitas perkara.

Tarif biaya layanan Mediasi dapat dilihat pada lampiran

Biaya Mediasi